jelaskan bagaimana perkembangan seni rupa pada masa megalithicum​

jelaskan bagaimana perkembangan seni rupa pada masa megalithicum​

Penjelasan:

Zaman Megalitikum-, Sebelum sampai ke zaman modern seperti sekarang ini, dulunya manusia sempat mengalami zaman praaksara atau juga bisa disebut sebagai zaman batu.

Disebut zaman batu dikarenakan pada zaman dahulu hampir semua peralatan yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari semuanya terbuat dari batu.

Namun selain batu, ada juga peraltan yang terbuat dari kayu, bambu, ataupun tulang. Dikarenakan terbuat dari kayu ataupun bambu, maka jarang ditemukan fosil yang terbuat dari kedua benda tersebut.

Zaman praaksara terdiri dari empat periode, diantaranya ialah sebagai berikut:

Zaman paleolitikum

Zaman mesolitikum

Zaman megalitikum

Zaman neolitikum.

Zaman paleolitikum merupakan zaman batu tua. Zaman mesolitikum merupakan zaman batu madya atau tengah.Zaman megalitikum merupakan zaman batu besar. Serta zaman neolitikum merupakan zaman yang mempunyai revolusi besar.

Nah, untuk kali ini, yuksinau.id berkesempatan untuk mengulas tuntas mengenai Zaman Megalitikum.

Yuk langsung saja simak baik-baik penjelasan di bawah.

Daftar Isi [hide]

Pengertian

Ciri-ciri Zaman Megalitikum

Kehidupan

Manusia Pendukung Zaman Megalitikum

Peninggalan Zaman Megalitikum

1. Dolmen

2. Kubur Batu

3. Sarkofagus

4. Punden Berundak

5. Menhir

6. Arca atau Patung

PengertianZaman megalitikum merupakan zaman batu besar. Serta zaman neolitikum merupakan zaman yang mempunyai revolusi besar.

Nah, untuk kali ini, yuksinau.id berkesempatan untuk mengulas tuntas mengenai Zaman Megalitikum.

Yuk langsung saja simak baik-baik penjelasan di bawah.

Daftar Isi [hide]

Pengertian

Ciri-ciri Zaman Megalitikum

Kehidupan

Manusia Pendukung Zaman Megalitikum

Peninggalan Zaman Megalitikum

1. Dolmen

2. Kubur Batu

3. Sarkofagus

4. Punden Berundak

5. Menhir

6. Arca atau Patung

PengertianCiri-ciri Zaman Megalitikum

Telah mengetahui system pembagian kerja.

Telah ada pemimpin atau kepala suku.

Sudah memanfaatkan logam untuk dijadikan peralatan sehari-hari.

Sudah menerapkan sistem food producing atau bercocok tanam.

Sudah ada norma-norma yang berlaku.

Menggunakan sistem hokum rimba(primus interpercis) yakni memilih yang terkuat dari yang terkuat.